Posted in Me, Uncategorized

My Lilt Brother Graduation

Anyeong!! Gue balik dengan ketidakpercayaan gue hari ini. Oke, sebelumnya gue mau ngucapin Congrats for my lilt brother that can graduate today. Yeah, finally, pengumuman kelulusan adik gue yang di SD yang ditunggu-tunggu keluar juga. Yah, walaupun bukan yang menjadi yang pertama di sekolahnya tapi bisa LULUS dengan nilai yang bisa dibilang memuaskan dengan jumlah nilai Ujian Nasional 27.25 dengan perolehan masing-masing nilai Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA, 9.00, 10.00 dan 8.25.

Cihuuyy, ada nilai 10.00 nya. Oke, boleh gue cerita, dari gue, eonni gue, eomma, appa, sampai halmoeni gue ngeraguin tuh namdoengseng gue dengan nilai 10.00 di Matematikanya. Yaiyalah, siapaun yang jadi kami bakalan terheran-heran. Why? Just simple. Si doi paling susah atau mungkin anti dengan kalimat yang namanya ‘BELAJAR’. Seluruh keluarga gue aja pada khawatir kalau-kalau si doi bakalan dapet nilai yang, yah bisa dibilang tidak memuaskan saat Ujian kemarin.

Coba bayangin, sehari sebelum Ujian, tepatnya hari Minggu, bukannya belajar, si doi malah buat mainan baru dari kaleng bekas. Terus kaleng bekas itu dilubangin and lubangnya disambungin pake sedotan buat minum. Nah, kaleng bekas itu diisi air. Terus air itu keluar lewat sedotan yang ada di kaleng itu. Katanya sih POM Bensin. Bisa bayangin sendirikan? Gue harap bisa. Gue udah buntu buat ngejelasin rinci barang mainan temuan Uri doengseng itu. Nah, bukannya belajar, doi malah bolak-balik ke belakang buat lihat barang mainan temuan barunya itu. Tiap kali airnya habis, dia bakalan ngisi lagi pake air. Padahal di situ, berulang kali seluruh anggota keluarga gue ngomongin doi, nasihatin supaya doinya belajar. Adeuh, emang bandelnya udah ga ketulungan sama nalar. Dianya tetep santa-santai aja. Yah, mungkin 11-12 sama oppa gue yang paling ganteng plus paling evil di SUPER JUNIOR, CHO KYUHYUN. Tapi, tetep donk, cakepan Kyu Hyun oppa walaupun kejahilannya terhadap hyungdeulnya di SUJU udah ga ketulungan lagi. Yah walaupun tak bisa dipungkiri, temen-temen gue pada bilang Toni, adik gue, ganteng kayak member boyband.

Oke, dan lagi kalau tiap malem suruh belajar. Doengseng gue itu juga belajar, masuk kamar, buka buku yang seabrek itu. Di jajar rapi di tempat tidur nya. Terus si doi belajar sambil tengkurap. Dan waktu adzan sholat Isya’ berkumandang, dianya pasti keluar kamar dan ngomong kalau udah selesai belajarnya lalu nata buku di tasnya. Atau ga ya, waktu eomma sama appa gue sholat Isya’ dan setelah selesai sholat, lihat anaknya belajar, eh mereka menemukan Toni sudah bergerak dengan memejamkan kedua matanya itu, tidur. Ya, itu sedikit cuplikan gimana cara belajar adik gue yang bisa dibilang udah kelewat batas normal atau malah udah kelewat batas absurd sekaligus.

Yah, walaupun begitu, gue turut berbahagia di atas ketidakpercayaan gue. Bagaimanapun juga, itu hasilnya sendiri yang maksimal yang ia berikan di UN kemarin. Dan gue berharap ke depannya Toni bisa belajar dengan pola yang teratur supaya nilai yang didapat lebih memuaskan lagi. Belajar dengan cara kelewat absurd aja dapat jumlah 27.25 dengan satu nilai 10.00, gimana kalau belajar?

Pesen gue sebagai kakaknya yang baik dan tidak sombong ini #Halah #Abaikan adalah, kalau memang bener-bener pengin ngikutin langkah gue dan juga eonni gue yang pernah merasakan gimana rasanya jadi murid di kelas percepatan atau Akselerasi ini, harus lebih banyak belajar lagi. Bukan ngeraguin kemampuan loe, Ton. Hanya saja, di kelas Akselerasi nanti masih banyak pesaing-pesaing mu yang lebih hebat dan tanggung dengan pola belajar yang teratur. IQ tinggi  bukan menjamin segalanya. Kecerdasan juga bukan segalanya. Kedua hal itu akan kalah dengan sebuah KETEKUNAN. Dan ketekunan itu sendiri diperoleh dengan rajin belajar, belajar dan belajar. Bukan nyuruh loe terus ngadep buku pelajaran yang menurut gue memiliki tingkat kebosanan yang akut #Lebay #Abaikan, tapi, mulai sekarang, mulai hari ini harus merubah pola belajarnya yang kelewat absurd itu. Mulai membiasakan belajar kurang lebih 2 jam setiap malam atau pagi setelah bangun tidur. Kalau loe, Ton, tetep nerusin kebiasaan belajar loe yang kelewat absurd ini, gue yakin, sangat yakin, walaupun dengan IQ dan kecerdasan tinggi, loe bakal ketinggalan pelajaran. Seperti layaknya seorang pelari, belum sempet ia istirahat di rest area, peserta yang lain udah lari lagi.

Dan terakhir kalinya buat acara cuap-cuap ini, gue mau ngucapin buat MUHAMMAD TAHRIR FATHONI AL-MUHAROM, yang bisa menyelesaikan pendidikan jenjang sekolah dasar dengan nilai yang bisa dibilang memuaskan. CUKHAEYO URI SARANGHANEUN NAMDEONGSENG. Hope you will be more success than now. And you must promise, change your study method.

Oke, sekian dari gue, bila ada kata yang kurang berkenan dengan segala kerendahan hati gue, gue mohon maaf sebesar-besarnya.

CU Next Time, Guys😀

Hope your day is nice.

Author:

Just an ordinary girl with an extraordinary. I'd rather die than live without any passions -JK-

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s